Empat Pejudi Diciduk Polisi

Gaple

Gaple

PESSEL- Unit Reskrim Polsek Lengayang Pesisir Selatan menciduk empat pelaku judi jenis qiu-qiu di sebuah warung kosong di depan SMP 1 Lengayang Kampuang Ujuang Padang, Nagari Kambang, Kecamatan Lengayang, Pessel Sabtu (18/10) siang. Satu dari pelaku diketahui masih berstatus pelajar di salah satu SMA di Pessel.

Keempat pelaku yakni, Iw” (26), “Ic” (22), “Ro” (22) warga Ujuang Padang, Kambang, Kecamatan Lengayang, Pessel dan “Is” (17) yang diketahui sebagai pelajar warga Nagari Kambang, Kecamatan Lengayang Pessel. Kapolres Pessel AKBP Drs H Yoyok Sri Nurcahyo MSi kepada POSMETRO membenarkan, penangkapan pelaku judi tersebut. Menurutnya, pelaku ditangkap oleh Satuan Unit Reskrim Polsek Lengayang berkat laporan masyarakat yang telah resah dengan kegiatan pelaku selama ini.

Dikatakan, penagkapan ini berawal keempat pelaku tengah menggelar judi jenis kyu-kyu di sebuah warung kosong, tepatnya di depan SMP 1 Lengayang. Kegiatan ini telah meresahkan masyarakat sekitar ditenggarai mereka sudah sering menggelar kegiatan yang serupa. Dari laporan wrga itulah akhirnya Polisi menciduk keempat pelaku sedang menggelar kegiatan itu. “Sekarang keempat pelaku beserta barang buti (BB) 1 set kartu domino dan uang tunai sebesar Rp 188 ribu juga ikut diamankan untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut” jelas Yoyok.

Sejauh ini ujar Yoyok, sepanjang Januari sampai Oktober 2008 jajaran Polres Pessel telah mengamankan 94 orang dari 34 kasus judi di wilayah hukum Polres Pessel. Dari ke 34 kasus tersebut merupakan judi jenis Togel, Domino, Koa, qiu-qiu dan lain sebagainya. “Yang jelas kita dari awal sudah komit perangi Pekat (penyakit Masyarakat) salah satunya judi. Dan kita telah buktikan itu” ujar mantan Kapolres Limo Puluahkoto ini.

Ke depan masih menurut Yoyok, kita tetap buru para pelaku judi di wilayah hukum Polres Pessel. Dan kita tidak akan pandang bulu siapun pelaku demi ketentraman masyarakat Pessel ini. “Kita mengimbau semua elemen untuk bisa menjaga sekaligus ikut serta dalam perangi Pekat di tengah-tengah masyarakat, minimal di lingkungan masing-masing, untuk menciptakan kondisi yang kondusif tersebut juga tidak lepas peran serta masyarakat,” imbuh Yoyok mengakhiri.(*)

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s