Rumah Permanen Ludes Terbakar, Empat Korban Alami Luka Bakar

TERBAKAR-- Rumah permanent terbakar beserta isinya diduga api berasal dari kios bensin yang terdapat di depan rumahnya

TERBAKAR-- Rumah permanent terbakar beserta isinya diduga api berasal dari kios bensin yang terdapat di depan rumahnya

PESSEL- Diduga sumber api berasal dari kios bensin. Satu unit rumah permanent berukuran 10X15 meter milik Bakri (55) yang terletak di Kampuang Jailamu, Kecamatan Batang Kapeh Pesisir Selatan beserta kedai dan seluruh isinya ludes dimamah si gulambai, Minggu (19/10) sekitar pukul 21.00 WIB. Dari peristiwa itu empat korban luka bakar dirawat di RSUD M Zein Painan.

Korban merupakan satu keluarga yakni, Bakri (55) mengalami luka bakar di bagian kaki kiri, Sari Refni (45) istri korban mengalami luka bakar di kedua kaki, Ronal (28) anak korban juga mengalami luka bakar di bagian muka dan tangan kanan serta Yuni (26) istri Ronal mengalami luka di bagian kepala akibat tertimpa reruntuhan kayu bangunan.

Kabag Kesbang Linmas Setdakab Pessel, Dalipal SSos kepada POSMETRO di Painan kemarin membenarkan kejadian itu. Menurutnya, kejadian itu berawal ketika malam naas tersebut lampu yang dialiri PLN diseluruh batang kapas “Pudur”. Dan korban memasang lampu teplok untuk memberikan penerangan pada malam itu di rumahnya.

“Tak diketahui dengan jelas entah apa penyebab peristiwa tersebut, api dengan cepat membesar dan melahap seluruh bangunan yang ada termasuk satu unit warung, satu unit sepeda motor dan seluruh isi bangunan,” jelasnya. Dikatakan, keempat korban tersebut pada awalnya tidak mengetahui adanya api yang telah mengamuk dirumah mereka. Karena, pada saat itu mereka berada didalam rumah.

Ditenggarai api berasal dari warung milik korban yang kebetulan menjual bensin dan onderdil sepada motor. Dijelaskan Dalipal, korban Panik dan berusaha melarikan diri keluar rumah bersama istri, anak dan menantunya. Akan tetapi api telah membesar namun korban nekad menerobos panasnya api tersebut sehingga membuat keempat korban mengalami luka bakar dan dirawat di RSUD M Zein Painan.

“ Masyarakat yang mengetahui peristiwa tersebut berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya dan kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Pemadam Kebakaran di Painan,” katanya. Selang satu jam masih menurut Dalipal, mobil pemadam kebakaran sampai di TKP (Tempat Kejadian Perkara) dan berusaha memadamkan api yang telah dulu melahap bangunan serta seluruh isinya.

selang dua jam api berhasil dijinakan Tim Damkar. “ Untuk penyelidikan peristiwa ini telah ditangani pihak Kepolisian dan kerugian korban di taksir mencapai Rp 300 juta lebih, sementara untuk biaya perawatan korban selama di RSUD M Zein Painan di tanggung Pemkab Pessel, ” tutupnya. (*)

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s