Siswa Kerasukan Saat Upacara

Kesurupan-dlPAINAN-Ketenangan pelajar SMA 2 Painan, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pesisir Selatan dalam mengikuti upacara bendera buncah seketika, akibat 6 pelajar dan 1 pegawai tata usaha kerasukan, Senin (20/10) sekitar pukul 07.30 WIB. Masing-masing korban yakni, Nia Rahmadani Safitri, Yosi Refita Gusri, Refida Wulandari, Anggia Restu Azami, MK Elfira, Ekang Fauzi dan satu pegawai tata usaha Nelis.

Informasi dihimpun POSMETRO di lapangan menyebutkan, kejadian itu berawal ketika para pelajar dan seluruh majelis guru mengikuti upacara bendera, kegiatan ini merupakan kegiatan rutin yang digelar setiap hari Senin. Saat upacara berlangsung secara tiba-tiba korban Nia Rahmadani Safitri menjerit histeris dan berlarian di lapangan upacara tersebut.

Melihat gelagat yang demikian rekan korban berusaha mengejar dan menghentikan korban. Namun, setiap rekan yang memegang korban juga ikut kerasukan sehingga korban menjadi tujuh orang salah satu dari korban adalah pegawai tata usaha. Keseluruhan korban meronta- ronta membuat para pelajar dan guru di lingkungan sekolah tersebut menjadi panik dan mendatangkan ustad untuk menangani kejadian itu.

Keseluruhan korban akhirnya dibawa ke Mesjid Al Amilin yang berjarak sekitar 300 meter dari sekolah tersebut, guna menghindari penularan kepada pelajar lainnya di lokasi kejadian. Alhasil korban dalam waktu yang singkat berhasil disadarkan kembali oleh ustad setelah mendapatkan rukiah.

Wakil Kepala bagian Kesiswaan SMA 2 Painan Salim Muhaimin MSi kepada Koran ini menjelaskan, peristiwa ini sebenarnya telah yang keempat kalinya dialami oleh Siswi kita Nia. Pada sebelumnya hanya Nia saja yang terkena kerasukan ini namun, kali ini termasuk kejadian luar biasa yang mengakibatkan tujuh korban sekaligus.

“Ironisnya lagi, korban Nia ini bisanya sering kerasukan setiap hari Selasa. Makanya, setiap hari Selasa Nia pihak sekolah memberikan dispensasi untuk tidak mengikuti pelajaran di sekolah alias diliburkan,” jelasnya. Dikatakan, namun tanpa disadari kali ini korban Nia mangalami hal ini pada hari Senin. Dan kita memang tidak menduga hal ini akan terjadi. Maka dari itu kita mendatangkan Al Ustad untuk membantu para korban.

Dan hasilnya Alhamdullilah bisa diatasi. Sementara itu Ustad Yeldi Azwir SAg menerangkan, penyebab utama dari kerasukan tersebut yakni, khunnus yaitu kejahatan syetan yang merasuki jiwa manuisa yang mengakibatkan manusia itu tertanggu atau mengalami dibawah alam sadar.

“Penyebab ini merupakan, seringnya melamun, pikiran kosong, banyaknya masalah dan psikologis lainnya sehingga syetan tersebut mudah merasuki tubuh kita yang labil tersebut. Cara mengatasinya sebenarnya gampang cukup dengan mendekatkan diri kepada pencipta sehingga, kita terhindar dari kekejian syetan,” tuturnya. (*)

1 Komentar

  1. Promosikan artikel anda di http://www.infogue.com. Telah tersedia widget shareGue dan pilihan widget lainnya serta nikmati fitur info cinema, game online & kamus untuk para netter Indonesia. Salam!
    http://pendidikan.infogue.com/siswa_kerasukan_saat_upacara


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s