Dua Oknum Wartawan Diringkus, Tertangkap Tangan Peras Empat Kepala SD di Pessel

Ditahan

Ditahan

PAINAN–Dua wartawan surat kabar mingguan “MD” wilayah peliputan Kabupaten Pesisir Selatan, ditangkap Polisi. Keduanya dibekuk saat tertangkap tangan tengah melakukan pemerasan terhadap empat kepala Sekolah Dasar (SD) di Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pessel, Jumat (7/11) sekitar pukul 21.00 WIB.

Dua wartawan tersebut yakni, “SN” (43) dan “AH” (47) warga Pasa baru, Kecamatan Bayang, Pessel. Empat SD yang menjadi sasaran wartawan tersebut yakni, SD 46 Gurun Panjang Kambang, SD 45 Gantiang Kambang, SD 47 Koto Limo Kambang dan SD 40 Pasa Baru Kambang, keselurah SD tersebut terletak di Kecamatan Lengayang, Pessel.

Kapolres Pessel AKBP Drs H Yoyok Sri Nurcahyo MSi melalui Kasat Intelkam Pessel Iptu Heri Satriawan SH kepada POSMETRO Sabtu (8/11) di ruang kerjanya membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya kejadian itu berawal adanya laporan dari korban kepala SD 46 Gurun Panjang yang sebelumnya telah menyerahkan uang kepada pelaku sebesar Rp 1,5 juta. kepada Sat Intelkam Polres Pessel korban mengaku telah menyerahkan uang kepada dua wartawan itu.

“Modus yang dilakukan kedua pelaku tersebut, akan memberitakan korban di media massa, karena korban dituding telah melakukan pengerjaan pembangunan serta rehabilitasi gedung sekolah yang menggunakan DAK (Dana Alokasi Khusus) tidak sesuai dengan RAB (Rancangan Anggaran Biaya),” jelasnya.

Dikatakan, dari hasil laporan itulah Sat Intelkam dibawah pimpinan Kanit I Intelkam Pessel dibantu Personil Polsek Lengayang melakukan penyelidikan di Kecamatan Lengayang. Kemudian dari hasil penyelidikan Sat Intelkam di lapangan terungkap sebanyak empat korban yang telah dimintai uangnya sebesar Rp 6,5 juta untuk empat sekolah.

“Mereka berjanji akan menyerahkan uang tersebut di sebuah tempat yang telah disepakati,” ujar Heri yang didampingi Kapolsek Lengayang AKP Asrul Chan. Beranjak dari keterangan itu lanjut Heri, Sat Intelkam bersama Personil Polsek Lengayang menyusun strategi dalam penyerahan uang dari korban kepada pelaku. “Setelah korban menerima telpon dari pelaku disepakati penyerahan uang tersebut tepat di depan kantor Kopassta Padang Laban, Kambang pada pukul 21.00 WIB,” tuturnya.

Disebutkan, korban bersama Sat Intelkan dan Personil Polsek Lengayang yang berpakaian umum langsung menuju lokasi yang telah ditentukan pelaku. Sesampainya disana Polisi langsung menyebar dan mengamati kegiatan tersebut. Korban yang didampingi personil Sat Intelkam menyerahkan uang tersebut kepada pelaku yang terlebih dahulu telah berada di lokasi.

“Saat transaksi itulah Polisi langsung mengamankan kedua pelaku berikut barang bukti yang berada di tangan pelaku dan kemudian digelandang ke Mapolsek Lengayang untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya,” katanya.

Dijelaskan, dari pemeriksaan Polisi pelaku mengaku melakukan perbuatan itu dan kemudian dari hasil penggeledahan Polisi di temukan satu sarung Pistol dan 4 butir peluru jenis revolver.

“Polisi telah mengamankan kedua pelaku di Mapolsek Lengayang berikut barang bukti (BB) uang tunai sebesar Rp 1.131.500, dari hasil pemerasan pertama mobil Avanza warna hitam BA 311 ED yang digunakan pelaku dan satu sarung pistol serta 4 butir peluru aktif jenis revolver yang terdapat di dalam mobil pelaku di duga sarang pistol ini sebagai salah satu alat untuk menakuti korban dan kasus ini masih dalam penyidikan Polisi,” tutup Heri. (*)

1 Komentar

  1. Udah sewajarnya wartawan seperti itu di karungin………..!


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s