Murid SD Hilang Terseret Arus

Sungai Batang Suarantiah Timbulun

Sungai Batang Suarantiah Timbulun

PESSEL– Tragis yang dialami  Zain Alpa Indra (9) murid kelas III Sekolah Dasar Negeri (SDN) 05 Timbulun Surantiah, Kecamatan Sutera, Pesisir Selatan ini. Ia dilaporkan hilang diseret arus Sungai Batang Surantiah Timbulun ketika mandi-mandi bersama-sama adik dan teman-temannya,  Selasa (16/12) sekitar pukul 16.00 WIB.

Kejadian itu diketahui orang tua korban, setelah adiknya pulang ke rumah membawa pakaian dan melaporkan kakaknya terseret arus sungai saat mandi-mandi dengan rekan-rekannya. Hingga tadi malam murid SD tersebut belum ditemukan meskipun polisi dan Tim SAR telah menyisiri Batang Surantiah tersebut.

Kepala Kantor Kesbang Linmas Pessel Suardi kepada koran ini membenarkan, kejadian tersebut. Menurutnya, kejadian itu diketahui setelah adik korban bernama Hafis (8), terlihat menangis terisak sambil menenteng pakaian kakaknya Zain Alpa Indra pulang ke rumah.
Melihat itu, sang ayah An Yasin (45) terlihat kaget. Saat ditanya ke mana kakaknya, si adik menjawab. “ Uda tabanam di batang aia sadang mandi-mandi tadi dan indak kalua lai doh (Kakak tenggelam di sungai saat mandi-mandi dan tak muncul-muncul lagi-red),” jawabnya polos.

Mendengar jawaban si adik korban tadi, An Yasin beserta masyarakat sekitar langsung menuju lokasi dan melakukan pencarian korban. Kemudian  Ratna Wilis si ibu korban tak tinggal diam, ia melaporkan peristiwa tersebut ke pihak berwajib.

Mendapat laporan tersebut, pihak Kepolisian Sektor Sutera bersama masyarakat langsung melakukan pencarian dengan menyisiri Batang Surantiah tersebut. Kemudian, melanjutkan laporan ke Tim SAR (Search And Rescue) di Painan.

“Dari laporan itulah, sekitar 30 menit Tim SAR sampai di lokasi dan angsung melakukan pencarian. Namun, hingga pukul 18.00 WIB pencarian korban dihentikan. Karena, terkendala dengan penerangan,” jelasnya.

Pencarian akan dilanjutkan kembali besok paginya. Sementara, masyarakat masih melakukan pencarian tadi malam dengan menggunakan penerangan seadanya. Hingga berita ini diturunkan pukul 21.00 WIB, korban belum bisa ditemukan. (*)

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s