Tipu DPO Judi, Oknum LSM Diamankan

PAINAN– Tim Buser Polres Pesisir Selatan mengamankan Mursad alias Sudirman (50) warga Kampuang Sianik Sago, Kecamatan IV Jurai, Kabupaten Pessel Sabtu (17/1) sekitar pukul 07.00 WIB. Oknum yang mengaku salah satu anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) di Painan ini diduga telah melakukan penipuan terhadap tersangka DPO (Daftar Pencarian Orang)  kasus judi dengan mencatut nama Kapolres Pessel AKBP Rosmita Rustam sebagai pelancar aksi liciknya.
Kapolres Pessel, melalui Waka Polres Pessel Kompol Sutoyo, kepada koran ini, Minggu (18/1) di Painan kemarin membenarkan penangkapan tersebut.

Penangkapan Mursad tersebut dilakukan setelah mendapati keterangan dari tersangka DPO kasus judi yang tertangkap di rumahnya. Dikatakan, penangkapan ini berawal ketika adanya penggrebekan judi di Kampuang Sungai Pampan, Kecamatan Batang Kapeh, Pessel pada 23 November 2008 silam oleh tim Buser. Namun, pada penggrebekan itu tim Buser hanya bisa mengamankan satu orang pelaku dari lima pelaku yakni, Eri.

Dari keterangan Eri ini  lah keempat pelaku lainnya menjadi DPO dan diburu keberadaannya.“Pada Sabtu (17/1) sekitar pukul 04.00 WIB dini hari, Tim Buser berhasil meringkus dua dari empat DPO judi ini di rumahnya masing-masing di Sungai Pampan. Yakni, Eka dan Oyon,” katanya.

Setelah dilakukan interogasi lanjut Sutoyo, alangkah kagetnya polisi mendengar jika pihak pelaku judi ini telah melakukan perdamaian dengan polisi dengan perantara Mursad. Dan kemudian  empat DPO ini dikenakan biaya damai masing-masingnya sebesar Rp 500 ribu. Alasan itulah pelaku merasa aman dan kemudian kembali ke kampung halamannya.

“Pada awalnya polisi tidak percaya. Karena, itu semua dianggap sebagai alasan atau akal licik pelaku judi ini. Namun, setelah memperlihatkan surat perdamaian yang dengan kop surat Polres Pessel yang mengatas namakan Kapolres Pessel, barulah kemudian polisi menciduk Mursad di kediamannya pada Sabtu (17/1) sekitar pukul 07.00 WIB,” jelasnya.

Disebutkan, Mursad ditangkap tanpa adanya perlawanan dan kemudian digiring ke Mapolres Pessel untuk dimintai keterangannya. Dalam penyidikan Mursad mengaku telah menerima uang sejumlah Rp 2 juta dari empat pelaku dengan dalih permasalahan ini damai dan tidak akan diproses lagi, uangnya pun akan diserahkan kepada Tim Buser dan Kapolres Pessel alasan Mursad. “Mursad pun menyerahkan surat damai kepada para DPO yang ditanda tangani oleh Kapolres Pessel sebagai bukti jika kasus itu telah selesai. Dan para DPO pun menyerahkan uang pelicin itu,” sebutnya.

“Kita mengimbau kepada seluruh masyarakat Pessel khususnya agar bisa menjauhi judi dan juga harus ekstra hati-hati dalam menyikapi banyaknya cara penipuan oleh oknum yang tak bertanggung jawab. Agar tidak menjadi sasaran segera laporkan kegiatan dan cara-cara yang mencurigakan kepada polisi terdekat,” tambahnya. (*)

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s